Search
  • Jasa Admin Sosmed

Bahaya Menggunakan Pods Vape Tidak Terstandarisasi

Updated: Oct 10, 2019

Berbagai cara yang dilakukan orang untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Salah satu alternatif yang paling banyak dipilih saat ini adalah vape. Tidak sedikit yang yakin, vape lebih aman dari rokok tembakau.


Apalagi kalau melihat hasil riset terbaru yang dirilis dua lembaga riset kesehatan asal Inggris, Royal College of Physicians dan Public Health England. Temuannya ternyata rokok elektrik atau vape dinilai 95 persen lebih aman lho dibandingkan rokok konvensional. Bagi kamu seorang vapers, tentunya harus bisa menentukan Pods Vape terbaik yang tentunya terstandarisasi.


Memang tak dipungkiri, zat kimia yang terkandung di dalam vape tak sebanyak yang ada di dalam rokok tembakau. Kandungan nikotin di dalam vape lebih sedikit dibanding rokok tembakau. Begitu pula dengan kandungan tar dan karbon monoksidanya. Meski demikian, vape tak benar-benar terlepas dari zat kimia berbahaya yang mengancam kesehatan jiwa dan raga. Menurut Dr. Andika Widyatama, ini 5 bahaya vape yang tidak terstandarisasi yang wajib kamu tahu.


1. Menyebabkan kecanduan

Nikotin yang terkandung di dalam vape dapat menimbulkan efek ketergantungan. Maka dari itu, kamu mungkin bisa berhenti merokok tembakau dan menjadi kencaduan vape. Ini sama bahayanya, karena pada dasarnya vape mengandung zat kimia berbahaya yang bisa menimbulkan efek buruk bagi tubuh.


2. Menyebabkan penyakit jantung

Meski tidak sebanyak rokok tembakau, zat nikotin yang terkandung dalam vape tetap dapat menimbulkan gangguan pada pembuluh darah arteri. Kejadian ini bisa memengaruhi kerja jantung dan meningkatkan risiko penyakit jantung.


3. Meningkatkan risiko penyakit paru

Layaknya rokok tembakau, vape digunakan dengan cara dihisap. Ini tentu dapat memengaruhi kesehatan paru-paru kamu secara langsung. Zat kimia yang terkandung di dalamnya bisa menimbulkan reaksi peradangan dan kerusakan jaringan paru. Sebuah penelitian menyatakan bahwa vape bisa mengganggu fungsi regenerasi sel paru, sehingga menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri tertentu.


4. Menimbulkan sel kanker

Nikotin cair beserta zat pelarut propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol jika dipanaskan akan menghasilkan zat nitrosamine. Zat ini dapat memicu terjadinya kanker.


5. Membahayakan orang-orang sekitar

Paparan nikotin pada orang lain dapat menimbulkan kecanduan. Pada anak, hal ini dapat menimbulkan gangguan perkembangan otak. Selain itu, paparan nikotin pada ibu hamil juga dapat memengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

Bahaya-bahaya di atas memang resiko pada umumnya, bukan berarti menggunakan vape itu 100% aman, akan tetapi bisa dibilang dalam penggunaan vape resikonya lebih kecil dibandingkan rokok konvensional.



Terlepas dari bahaya-bahaya tersebut kemungkinan terjadi apabila produk Pods Vape tidak terstandarisasi, maka dari itu kamu harus selektif dalam memilih produk ya, harus ada standarisasinya untuk mengurangi resiko yang ada. Pods Vape terbaik yang cocok untuk kalian pilih yaitu UPODS, sudah dijamin terstandarisasi. Maka dari itu, lebih aman dong digunakan. Yuk, buat para vapers segera beralih pada UPODS.


Baca Juga :

Tips Penggunaan Cartridge Pada Pods Vape

Cara Merawat Pods Vape

Tips Hijrah dari Rokok ke Pods Vape

55 views

©2019 by www.upods.id